“PT ADP dan PT MSN yang berkontrak resmi dengan CV Geo Pratama,”_Gunawan Wibisono.
PT ALASKA dan MSN mendukung pembiayaan penguatan rigid jalan nasional sepanjang sekitar 100 meter.
Pekerjaan tersebut berlangsung di Desa Solonsa Jaya, Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali.
CV Geo Pratama menjalankan pekerjaan penguatan pada ruas tersebut melalui kontrak resmi.
Ruas jalan itu melayani kendaraan operasional perusahaan tambang dan akses masyarakat.
Kondisi tersebut membuat kualitas konstruksi menjadi perhatian penting bagi seluruh pengguna jalan.
Pekerjaan menggunakan konstruksi rigid dengan ketebalan cor mencapai 36 sentimeter.
PT Alaska Dwipa Perdana (ADP) dan PT Mahkota Semesta Nickelindo (MSN) mendukung pembiayaan melalui kontrak resmi.
Direktur CV Geo Pratama, Gunawan Wibisono, ST, menjelaskan dasar pelaksanaan pekerjaan tersebut.
“PT ADP dan PT MSN yang berkontrak resmi dengan CV Geo Pratama,” kata Gunawan Wibisono, Rabu 19 Agustus 2026.
Menurut Gunawan, pekerjaan memiliki dasar kontrak atau Surat Perintah Kerja (SPK). Tim mulai mengerjakan pekerjaan tersebut pada awal Agustus 2026.
Kontraktor menargetkan penyelesaian pekerjaan dalam waktu sekitar empat bulan.
PT Alaska dan MSN Dukung Penguatan Infrastruktur
Penguatan jalan membutuhkan perencanaan yang menyesuaikan kondisi lalu lintas.
Karena itu, tim pelaksana menyusun spesifikasi berdasarkan perencanaan teknis.
Perencanaan tersebut juga mengacu pada rujukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
Selain itu, tim memperhitungkan karakteristik kendaraan yang melintas. Pertimbangan tersebut mencakup kendaraan operasional dengan beban berat.
Beban kendaraan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kebutuhan struktur jalan.
Dengan demikian, konstruksi rigid hadir untuk memperkuat kemampuan ruas menghadapi tekanan lalu lintas.
Gunawan mengatakan kondisi jalan sebelumnya membutuhkan penanganan. Pekerjaan tersebut kemudian mengarahkan perhatian pada kualitas konstruksi dan keberlanjutan fungsi jalan.
CV Geo Pratama kerjakan penguatan ruas tersebut dengan memperhatikan kebutuhan teknis dan kondisi lalu lintas.
Pendekatan itu menempatkan kebutuhan pengguna sebagai bagian penting dari pekerjaan.
Perencanaan Teknis Menjadi Dasar Pekerjaan
Konstruksi jalan membutuhkan perencanaan yang sesuai dengan fungsi dan kondisi lapangan.
Ruas dengan kendaraan berat memerlukan perhatian terhadap struktur dan kualitas material.
Karena itu, perencanaan teknis menjadi bagian penting sebelum pekerjaan berlangsung.
Tim juga mempertimbangkan karakter lalu lintas yang menggunakan ruas tersebut.
Langkah tersebut membantu mengarahkan pekerjaan sesuai kebutuhan teknis.
Selain itu, rujukan BPJN memberi acuan dalam pelaksanaan pekerjaan pada ruas jalan nasional.
Penggunaan acuan teknis membantu menjaga konsistensi antara desain dan pelaksanaan.
Pada sisi lain, kualitas pekerjaan tetap membutuhkan pengawasan selama proses konstruksi.
Dengan pendekatan tersebut, pekerjaan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik. Tim juga berupaya menjaga kualitas hasil agar mampu mendukung fungsi jalan.
PT Alaska Dwipa Perdana Tegaskan Komitmen terhadap Ketentuan
PT ADP membenarkan keterlibatan perusahaan dalam pembiayaan penguatan ruas tersebut.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT ADP, Aswan, S.T., menjelaskan posisi perusahaan.
“Kami menjalankan ketentuan yang sudah diatur dalam regulasi yang ada terkait kewajiban kami terhadap jalan,” ucap Aswan, Jumat 21 Agustus 2026.
Menurut Aswan, perusahaan mengikuti regulasi yang pemerintah telah tetapkan dalam regulasi yang ada.
Pernyataan tersebut menunjukkan perhatian perusahaan terhadap kewajiban terkait penggunaan dan pemeliharaan jalan.
Dalam konteks jalan nasional, BPJN juga menjalankan peran dalam penyelenggaraan jalan.
Kolaborasi antara perusahaan, kontraktor, dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas infrastruktur.
Masyarakat sebagai pengguna jalan juga memperoleh manfaat dari kondisi ruas yang lebih baik.
CV Geo Pratama: BPJN Awasi Kualitas Pelaksanaan
Pihak CV Geo Pratama, Gunawan Wibisono mengatakan BPJN turut melakukan pengawasan selama proses pekerjaan berlangsung.
Pengawasan tersebut membantu menjaga kualitas pekerjaan pada infrastruktur publik.
Ruas tersebut menghadapi lalu lintas dengan karakter kendaraan dan beban yang beragam.
Karena itu, pelaksanaan konstruksi perlu mengikuti perencanaan teknis yang telah ditetapkan. Pengendalian mutu material juga menjadi perhatian kontraktor.
Gunawan memastikan material yang digunakan melalui pengujian laboratorium.
“Semua material yang digunakan sudah diuji di laboratorium Dinas PU Provinsi,” katanya.
Pengujian tersebut membantu memastikan material memenuhi standar pekerjaan.
Selain itu, pengawasan memberikan ruang untuk memastikan pelaksanaan tetap sesuai kebutuhan teknis.
Dengan begitu, proses pekerjaan memiliki perhatian terhadap mutu sejak tahap material.
Enam Bulan Masa Pemeliharaan
CV Geo Pratama memberikan masa pemeliharaan selama enam bulan. Masa tersebut menjadi bagian dari komitmen terhadap hasil pekerjaan.
Selama periode pemeliharaan, pihak terkait dapat memantau kondisi konstruksi.
Pemantauan menjadi penting karena kendaraan berat memberikan tekanan secara berulang.
Kontraktor sendiri menargetkan pekerjaan selesai sekitar empat bulan. Setelah pekerjaan rampung, ruas tersebut diharapkan melayani lalu lintas secara lebih baik.
Namun, ketahanan jalan tetap bergantung pada beban dan intensitas kendaraan. Karena itu, pemeliharaan tetap memiliki peran penting setelah konstruksi selesai.
Pengguna jalan juga perlu menjaga fungsi ruas dengan mengikuti ketentuan lalu lintas.
Langkah tersebut dapat membantu menjaga kondisi jalan dalam jangka lebih panjang.
Manfaat Penguatan Rigid Jalan bagi Masyarakat
Penguatan jalan memberikan manfaat langsung terhadap kualitas akses masyarakat.
Ruas yang lebih kuat dapat mendukung kelancaran mobilitas pengguna jalan. Pada saat yang sama, perusahaan tambang memperoleh dukungan akses untuk kegiatan operasional.
Kondisi tersebut menciptakan kepentingan bersama dalam menjaga kualitas jalan.
Masyarakat membutuhkan jalan yang aman dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari.
Perusahaan membutuhkan akses yang mendukung kelancaran kegiatan operasional.
Pemerintah juga berkepentingan menjaga fungsi jalan nasional bagi kepentingan publik.
Karena itu, seluruh pihak perlu menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat.
Penguatan konstruksi menjadi salah satu langkah untuk mendukung kebutuhan tersebut.
Namun, kualitas jalan membutuhkan perawatan dan pengawasan secara berkelanjutan.
Risiko dan Solusi Pemeliharaan Jalan
Kendaraan berat dapat meningkatkan tekanan terhadap struktur jalan. Intensitas lalu lintas juga dapat memengaruhi ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.
Selain itu, kondisi lingkungan dapat memengaruhi kinerja infrastruktur. Karena itu, pemantauan kondisi jalan perlu berjalan secara rutin.
Pemeriksaan berkala dapat membantu menemukan gangguan sejak tahap awal. Selanjutnya, pihak terkait dapat mengambil tindakan sebelum kerusakan berkembang.
Masa pemeliharaan enam bulan memberikan ruang untuk melakukan evaluasi tersebut.
Pengawasan yang konsisten juga membantu menjaga hasil pekerjaan sesuai tujuan. Dengan demikian, manfaat penguatan dapat bertahan lebih lama.
Menjaga Fungsi Jalan Nasional
Jalan nasional memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Karena itu, setiap pekerjaan pada ruas tersebut membutuhkan perhatian terhadap kepentingan publik.
Penguatan di Solonsa Jaya mempertemukan kebutuhan operasional perusahaan dengan kebutuhan masyarakat.
Kondisi tersebut membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kualitas infrastruktur.
Gunawan menekankan pentingnya kualitas konstruksi dan pengawasan dalam menjaga ketahanan jalan.
CV Geo Pratama kerjakan pekerjaan tersebut dengan mengacu pada perencanaan teknis dan pengawasan terkait.
Selanjutnya, masa pemeliharaan dapat membantu memastikan kondisi konstruksi tetap terpantau.
Perusahaan, kontraktor, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran dalam menjaga fungsi jalan.
Kolaborasi tersebut menjadi semakin penting ketika jalan menerima lalu lintas kendaraan berat.
PT Alaska dan MSN mendukung pembiayaan penguatan rigid jalan nasional di Solonsa Jaya.
CV Geo Pratama melaksanakan pekerjaan sepanjang sekitar 100 meter. Konstruksi rigid menggunakan ketebalan cor hingga 36 sentimeter.
Tim menyusun pekerjaan berdasarkan perencanaan teknis dan rujukan BPJN. Pengawasan BPJN turut mendukung proses pengendalian kualitas pekerjaan.
Kontraktor juga menguji material melalui laboratorium Dinas PU Provinsi. Selain itu, CV Geo Pratama memberikan masa pemeliharaan selama enam bulan.
Pekerjaan tersebut menargetkan penyelesaian sekitar empat bulan sejak awal pelaksanaan.
Pada akhirnya, penguatan jalan perlu berjalan bersama pemeliharaan dan pengawasan berkelanjutan.
Langkah tersebut penting untuk menjaga manfaat jalan bagi masyarakat dan aktivitas operasional perusahaan.
Dengan konstruksi yang tepat dan pemeliharaan konsisten, fungsi jalan dapat terjaga lebih baik.
PT Alaska dan MSN bersama pihak terkait diharapkan terus menjaga komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan infrastruktur.

