“Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama. Kami ingin berbagi meskipun dalam bentuk yang sederhana. Yang terpenting adalah keikhlasan dan manfaat yang bisa dirasakan,”_Asmar.
JUMAT Berkah EXTEZE INDONESIA kembali hadir di tengah masyarakat Morowali melalui aksi berbagi snack kepada jamaah Salat Jumat.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Islamic Center, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Jumat 7 Agustus 2026.
Anggota EXTEZE INDONESIA Chapter Bungku membagikan snack kepada jamaah Salat Jumat. Langkah sederhana itu membawa pesan sosial yang lebih luas tentang kepedulian.
Selain berbagi makanan, komunitas membangun ruang interaksi dengan masyarakat melalui aksi nyata.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa gerakan sosial tidak selalu membutuhkan sumber daya besar.
Jumat Berkah EXTEZE INDONESIA dan Makna Berbagi
Ketua EXTEZE INDONESIA Chapter Bungku, Asmar, menilai kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas.
Menurutnya, komunitas ingin membangun kepedulian melalui tindakan yang masyarakat dapat rasakan secara langsung.
“Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama. Kami ingin berbagi meskipun dalam bentuk yang sederhana. Yang terpenting adalah keikhlasan dan manfaat yang bisa dirasakan,” ujar Asmar.
Pernyataan tersebut menempatkan kegiatan sosial pada aspek manfaat, bukan nilai materi.
Sebab, sebuah aksi sosial tidak selalu harus hadir dalam bentuk bantuan besar. Sebaliknya, perhatian kecil dapat membangun hubungan sosial yang lebih dekat.
Apalagi, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kegiatan sederhana tersebut.
Karena itu, konsistensi menjadi faktor penting dalam menjaga nilai sebuah gerakan sosial.
Berbagi Tidak Harus Menunggu Berlebih
Asmar juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menunggu memiliki banyak sumber daya.
Menurutnya, setiap orang dapat mengambil bagian melalui kemampuan yang tersedia.
“Kami percaya bahwa kebaikan tidak harus selalu dalam bentuk yang besar. Snack yang kami bagikan mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari kebahagiaan dan keberkahan bagi jamaah,” katanya.
Pesan tersebut memiliki relevansi kuat dalam kehidupan sosial masyarakat. Pasalnya, keterbatasan sumber daya sering membuat orang menunda keinginan untuk berbagi.
Padahal, kepedulian dapat tumbuh melalui tindakan kecil yang dilakukan bersama.
Selanjutnya, kebiasaan berbagi dapat menciptakan efek sosial yang lebih panjang.
Satu kegiatan mungkin hanya menjangkau jamaah dalam jumlah tertentu.
Namun, semangatnya dapat menginspirasi kelompok lain untuk melakukan hal serupa.
Dengan demikian, nilai utama kegiatan tidak berhenti pada snack yang dibagikan.
Nilai tersebut berkembang melalui pesan kepedulian yang muncul dari aksi bersama.
Solidaritas Anggota Tumbuh Melalui Aksi Sosial
Kegiatan Jumat Berkah juga memberi ruang bagi anggota komunitas untuk memperkuat solidaritas. Mereka terlibat dalam persiapan hingga proses pembagian snack kepada jamaah.
Keterlibatan tersebut membangun pengalaman bersama di antara anggota komunitas.
Selain itu, aktivitas sosial dapat memperkuat rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Komunitas pun memiliki kesempatan untuk mengenali kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.
Dari sini, kegiatan sosial dapat berkembang menjadi bentuk kontribusi yang lebih terarah.
Karena itu, komunitas tidak hanya membangun identitas melalui kegiatan internal. Mereka juga memperluas peran melalui interaksi sosial dengan masyarakat.
Potensi Gerakan Sosial di Morowali
Morowali memiliki dinamika sosial yang terus berkembang seiring pertumbuhan berbagai aktivitas masyarakat.
Dalam kondisi tersebut, komunitas yang ada memiliki peluang besar untuk mengambil peran positif.
Gerakan seperti Jumat Berkah dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi tersebut.
Namun, keberlanjutan membutuhkan perencanaan agar kegiatan tidak berhenti sebagai agenda sesaat.
Komunitas dapat memperkuat dampaknya melalui jadwal rutin dan evaluasi sederhana.
Selain itu, komunitas dapat membuka kolaborasi dengan kelompok masyarakat lainnya.
Kolaborasi dapat memperluas jangkauan tanpa menghilangkan karakter sederhana kegiatan.
Di sisi lain, transparansi juga penting ketika kegiatan sosial melibatkan dukungan pihak lain. Keterbukaan dapat menjaga kepercayaan anggota komunitas maupun masyarakat.
Dengan cara tersebut, kegiatan sosial dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan Jumat Berkah seperti yang dilakukan oleh EXTEZE INDONESIA ini juga pernah dilakukan oleh Komunitas Relasi di Kecamatan Witaponda.
Dari Aksi Kecil Menuju Kebiasaan Baik
Jumat Berkah EXTEZE INDONESIA menunjukkan bahwa aksi sosial dapat berawal dari langkah sederhana.
Komunitas tidak harus menunggu program besar untuk hadir di tengah masyarakat.
Sebaliknya, kegiatan kecil dapat menjadi pintu masuk menuju gerakan sosial yang lebih luas.
Konsistensi kemudian menjadi kunci untuk mengubah kegiatan sesaat menjadi kebiasaan.
EXTEZE INDONESIA Chapter Bungku juga berharap semangat tersebut terus terjaga. Komunitas membuka ruang bagi kegiatan sosial lain yang melibatkan anggota dan masyarakat.
Langkah tersebut dapat memperluas manfaat sekaligus memperkuat hubungan sosial.
Pada akhirnya, keberhasilan kegiatan sosial tidak hanya terukur dari jumlah bantuan.
Dampak sosial, keterlibatan anggota, serta keberlanjutan juga memiliki nilai penting.
Jumat Berkah EXTEZE INDONESIA di Islamic Center Marsaoleh memperlihatkan kekuatan aksi sosial sederhana.
Anggota EXTEZE INDONESIA Chapter Bungku membagikan snack kepada jamaah Salat Jumat.
Ketua EXTEZE INDONESIA Chapter Bungku, Asmar, menekankan pentingnya keikhlasan dan manfaat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat solidaritas internal komunitas. Lebih jauh, aksi tersebut menunjukkan peluang masyarakat untuk membangun budaya berbagi.
Dengan konsistensi, transparansi, dan kolaborasi, kegiatan sederhana dapat menghasilkan manfaat sosial lebih luas.
Pesan utamanya jelas, kepedulian memperoleh makna ketika masyarakat mewujudkannya melalui tindakan nyata.
Bagi Morowali, gerakan seperti ini dapat menjadi bagian dari ekosistem sosial yang saling menguatkan.



