“Setiap tetes darah yang diberikan memiliki arti besar karena dapat membantu memberikan harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.”
SEMANGAT kepedulian sosial di Kabupaten Morowali kembali terlihat melalui kegiatan donor darah CSR BTIIG yang melibatkan FNPBI Morowali dan FMKI Morowali bersama berbagai unsur masyarakat. Kegiatan kemanusiaan tersebut berhasil mengumpulkan 200 kantong darah dari ratusan peserta yang hadir di Aula Desa Tondo, Kecamatan Bungku Barat, Selasa 4 Agustus 2026.
Lebih dari 300 orang mengikuti kegiatan tersebut. Jumlah partisipasi itu menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan bantuan medis.
Donor Darah CSR BTIIG Perkuat Kepedulian Sosial di Morowali
Kegiatan donor darah tidak hanya menjadi aktivitas kesehatan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi gerakan sosial yang mempertemukan berbagai pihak dalam satu tujuan kemanusiaan.
FNPBI Morowali mengambil peran dalam memperkuat pelaksanaan kegiatan bersama PT BTIIG melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kolaborasi tersebut menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi secara langsung.
Selain peserta dari masyarakat umum, kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintahan dan keamanan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Bungku Barat, Danramil Bungku Barat, serta Kapten Laut (P) Djito selaku Danpos TNI AL Morowali.
Dukungan juga datang dari Babinsa tiga desa, yaitu Ambunu, Tondo, dan Topogaro.
Selain itu, personel YONIF TP 825/GYS, Brimob Yon C Por Morowali Bungku, Polsek Bungku Barat, serta kepala desa dari tiga wilayah tersebut turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial membutuhkan kerja bersama. Sebab, kebutuhan darah tidak mengenal batas kelompok maupun latar belakang masyarakat.
Manfaat Donor Darah bagi Kebutuhan Medis Masyarakat
Darah memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan. Banyak kondisi medis membutuhkan ketersediaan darah, mulai dari korban kecelakaan, pasien operasi, penderita penyakit tertentu, hingga keadaan darurat lainnya.
Karena itu, kegiatan donor darah memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas.
Satu kantong darah yang terkumpul dapat membantu tenaga medis memenuhi kebutuhan pasien dalam situasi kritis.
Selain membantu penerima darah, donor juga memberikan manfaat bagi pendonor. Setiap peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum proses pengambilan darah.
Proses tersebut membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dasar mereka.
Namun, tantangan utama dalam pemenuhan kebutuhan darah tetap membutuhkan konsistensi. Stok darah harus terus tersedia karena kebutuhan medis dapat muncul kapan saja.
Oleh karena itu, kegiatan donor darah perlu menjadi budaya sosial yang berlangsung secara berkelanjutan.
Moh Rizal Apresiasi Kolaborasi dalam Donor Darah CSR BTIIG
Wakil Ketua FNPBI Sulawesi Tengah, Moh Rizal, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pengumpulan 200 kantong darah merupakan hasil kerja sama berbagai elemen.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT BTIIG, seluruh peserta donor darah, pemerintah, aparat keamanan, PMI, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan kemanusiaan ini. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial di Morowali terus berkembang,” ujar Moh Rizal.
Ia menilai semangat masyarakat menjadi modal penting dalam membangun gerakan sosial yang memberikan manfaat nyata.
Sementara itu, Ketua FNPBI Morowali, Afit Saputra, menyampaikan bahwa donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang besar.
“Donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang diberikan memiliki arti besar karena dapat membantu memberikan harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami berharap gerakan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlibat,” katanya.
CSR PT BTIIG Dorong Hubungan Positif dengan Masyarakat
Kehadiran perusahaan di suatu daerah tidak hanya berkaitan dengan kegiatan ekonomi.
Perusahaan juga memiliki peran sosial melalui program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui program CSR, PT BTIIG menunjukkan bahwa kontribusi sosial dapat hadir dalam berbagai bentuk. Salah satunya melalui kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.
Kolaborasi bersama FNPBI Morowali, pemerintah, aparat keamanan, PMI, dan masyarakat memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan lingkungan sosial.
Selain memperkuat hubungan masyarakat, kegiatan seperti ini juga membangun kepercayaan serta rasa kebersamaan.
Gerakan sosial yang melibatkan banyak pihak memiliki dampak lebih luas dibandingkan kegiatan yang berjalan sendiri.
Karena itu, keberlanjutan program kemanusiaan menjadi langkah penting untuk memperkuat kepedulian sosial di Morowali.
Kegiatan donor darah CSR BTIIG bersama FNPBI Morowali dan FMKI Morowali menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi sosial mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Sebanyak 200 kantong darah berhasil terkumpul melalui partisipasi lebih dari 300 peserta.
Kegiatan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan gotong royong.
Melalui sinergi antara perusahaan, organisasi masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, PMI, dan warga, semangat kemanusiaan terus tumbuh di Kabupaten Morowali.***

