ANGGOTA DPRD Kabupaten Morowali, Abdul Muin Harate, meninjau pengerjaan drainase di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, Rabu 7 Oktober 2026.
Abdul Muin Harate didampingi Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto. Keduanya melihat langsung progres pembangunan drainase tersebut di lapangan.
Pemerintah daerah mendukung pembangunan drainase melalui anggaran daerah.
Peninjauan itu juga memberi ruang bagi Muin untuk melihat kondisi pekerjaan secara langsung.
Abdul Muin Harate Tinjau Progres Pembangunan
Abdul Muin Harate meninjau sejumlah bagian drainase yang sedang dikerjakan. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat perkembangan pekerjaan serta kondisi pembangunan di lokasi.
Muryanto mendampingi Muin selama peninjauan berlangsung. Kehadiran kepala desa turut memberi gambaran mengenai pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.
Selain itu, peninjauan lapangan dapat membantu memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bagi warga, drainase memiliki fungsi penting dalam mengatur aliran air di lingkungan permukiman.
Karena itu, kualitas pengerjaan menjadi bagian penting dari manfaat pembangunan tersebut.
Peran DPRD dalam Pengawasan
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Morowali dari Partai Golkar, Muin memiliki ruang untuk menjalankan fungsi pengawasan.
Kunjungan langsung ke lokasi menjadi salah satu cara melihat pelaksanaan program pembangunan secara faktual.
Dengan begitu, informasi dari lapangan dapat menjadi bahan dalam menjalankan fungsi kelembagaan DPRD.
Di sisi lain, pemerintah desa dapat menyampaikan kondisi serta kebutuhan pembangunan secara langsung.
Langkah tersebut penting karena keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran.
Pelaksanaan pekerjaan juga membutuhkan pengawasan, ketepatan sasaran, serta perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
Abdul Muin Harate: Drainase adalah Kebutuhan Warga
Pembangunan drainase berkaitan langsung dengan pengelolaan aliran air di lingkungan desa.
Saluran yang berfungsi baik dapat membantu mengarahkan air agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Oleh sebab itu, pengerjaan drainase perlu memperhatikan kondisi lapangan dan kebutuhan kawasan.
Dalam konteks tersebut, Abdul Muin Harate menempatkan peninjauan lapangan sebagai bagian dari perhatian terhadap pembangunan desa.
Sementara itu, pemerintah desa memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan masyarakat tersampaikan.
Kolaborasi antara pemerintah desa dan DPRD dapat memperkuat pengawasan terhadap pembangunan.
Pada akhirnya, masyarakat menjadi pihak yang paling berkepentingan terhadap hasil pembangunan tersebut.
Peninjauan di Harapan Jaya menunjukkan pentingnya melihat pembangunan bukan hanya dari sisi anggaran.
Aspek manfaat, kualitas pekerjaan, dan kebutuhan warga juga perlu mendapat perhatian.
Karena itu, Abdul Muin Harate bersama pemerintah desa dapat terus memantau perkembangan pengerjaan drainase hingga selesai.
Catatan lapangan dari peninjauan tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan berikutnya.

