Di tengah kerumunan massa aksi di depan kantor DPRD Kabupaten Morowali, suara lantang seorang orator perempuan mencuri perhatian. Dengan berdiri tegak di atas mobil komando, ia menyuarakan tuntutan tentang hak-hak perempuan yang selama ini dinilainya masih terabaikan.
“Perempuan bukan hanya pelengkap, kami adalah bagian penting dari pembangunan daerah. Hak kami untuk mendapatkan pekerjaan layak, perlindungan dari kekerasan, dan akses pendidikan yang setara harus dijamin!” serunya disambut sorakan dukungan dari peserta aksi.
Pidato penuh semangat itu menggema, menegaskan bahwa perjuangan perempuan Morowali tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Kehadiran orator perempuan ini menjadi simbol keberanian dan representasi suara kaum perempuan yang menuntut keadilan sosial, kesetaraan, serta perhatian serius dari pemerintah daerah.